Saat Koronka didaraskan, kita berdoa, "Demi sengsara Yesus yang pedih...." Justru inilah saat kerahiman ilahi memuncak. Maka Yesus bersabda, "Ingatlah akan sengsara-Ku dan kalau engkau tidak percaya akan kata2-Ku, sekurang-kurangnya percayalah akan luka2-Ku" (BCH 379)
"Anak-Ku, doronglah agar semua jiwa mendoakan koronka yang Kuajarkan padamu, sehingga Aku dapat memberi apa yang mereka minta dari-Ku. Bila para pendosa mendoakannya, Aku akan melimpahi jiwa mereka dengan damai dan saat ajalnya akan bahagia" (BCH 1541).
Buku Catatan Harian St. Faustina
Halaman
▼
Jumaat, April 24, 2015
Jumaat, April 10, 2015
NOVENA KERAHIMAN ILAHI HARI KE-IX
HARI KESEMBILAN – SABTU DALAM OKTAF PASKAH
Bacalah bagian Kitab Suci
yang ditentukan pada hari itu, dan renungkanlah … setelah itu doakanlah Teks
Novena dan disusul dengan Doa Koronka.
DOA UNTUK JIWA-JIWA YANG ACUH TAK ACUH
Sabda
Yesus kepada St. Faustina:
“Hari ini bawalah
kepada-Ku jiwa-jiwa yang acuk tak acuh dan benamkanlah mereka dalam samudera
kerahiman-Ku. Jiwa-jiwa itu melukai Hati-Ku secara paling mendalam. Di Taman
Getsemani, dalam jiwa-Ku timbul rasa penolakan yang paling mendalam terhadap
jiwa-jiwa yang acuh tak acuh. Merekalah yang menjadi penyebab Aku berkata
“Bapa, jauhkanlah piala ini daripada-Ku, bila demikianlah kehendak-Mu.”
Pertolongan terakhir bagi mereka ialah bernaung di bawah perlindungan kerahiman
Ku.” ( BCH, #1228 )
DOA:
Pemimpin / Sendiri :
Yesus yang maharahim, Engkaulah belas kasih
semata-mata. Aku mengantarkan ke dalam kediaman Hati-Mu yang
penuh belas kasihan jiwa-jiwa yang acuh tak acuh. Biarlah dalam api kasih-Mu
yang murni, jiwa-jiwa yang sudah membeku, yang mirip mayat dan yang telah
menimbulkan rasa penolakan dalam diri-Mu itu, menjadi hangat kembali. Ya Yesus
yang maharahim, manfaatkanlah kemahakuasaan kerahiman-Mu, dan tariklah mereka
ke dalam kehangatan kasih-Mu serta anugerahkanlah kasih kepada mereka, sebab
Engkau mampu melakukan segala-galanya.
Umat
/ Sendiri :
Bapa yang kekal,
pandanglah dengan mata kerahiman jiwa-jiwa yang acuh tak acuh, yang sudah
tertampung dalam Hati Putra-Mu yang penuh belas kasihan. Ya Bapa yang
maharahim, demi sengsara Putra-Mu yang pedih dan demi ajal-Nya di salib selama
tiga jam, aku mohon dengan sangat kepada-Mu: izinkanlah agar mereka pun
memuliakan samudera kerahiman-Mu. Amin.
DOA KORONKA
Doa Koronka dibuka dengan doa-doa:
Bapa Kami -1x,
Salam Maria -1x, dan
Aku Percaya -1x.
Salam Maria -1x, dan
Aku Percaya -1x.
Pada manik-manik ‘Bapa Kami’ rosario biasa, diucapkan doa sebagai berikut:
Bapa Yang kekal,
kupersembahkan kepada-Mu Tubuh dan Darah, Jiwa dan Ke-Allahan Putra-Mu yang
terkasih, Tuhan kami Yesus Kristus, demi penebusan dosa-dosa kami dan dosa
seluruh dunia.
Pada manik-manik ‘Salam Maria’ rosario biasa, diucapkan doa sebagai berikut:
Demi sengsara
Yesus yang pedih, kasihanilah kami dan seluruh dunia ( 10x
).
Koronka ditutup dengan doa:
Allah yang Kudus,
Kudus dan berkuasa, Kudus dan kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia ( 3x ).
YESUS RAJA KERAHIMAN ILAHI, AKU PERCAYA KEPADA-MU
YESUS RAJA KERAHIMAN ILAHI, AKU PERCAYA KEPADA-MU
NOVENA KERAHIMAN ILAHI HAI KE - 8
HARI KELAPAN – JUMAT DALAM OKTAF PASKAH
Bacalah bagian Kitab Suci
yang ditentukan pada hari itu, dan renungkanlah … setelah itu doakanlah Teks
Novena dan disusul dengan Doa Koronka.
DOA UNTUK JIWA-JIWA DI API PENCUCIAN
Sabda Yesus kepada St. Faustina:
“Hari ini bawalah
kepada-Ku jiwa-jiwa yang berada dalam kurungan api penyucian, dan benamkanlah
mereka dalam samudera kerahiman-Ku. Biarlah aliran-aliran Darah-Ku menyejukkan
mereka yang kepanasan. Semua jiwa itu sangat Kukasihi. Mereka sedang menebus
keadilan-Ku. Engkau mampu memberi kelegaan kepada mereka. Ambillah dari
perbendaharaan Gereja segala indulgensi dan persembahkanlah itu bagi mereka.
Oh, seandainya engkau mengetahui sengsara mereka, tentu tanpa henti-hentinya,
demi mereka itu, akan kau persembahkan amal rohani serta membayar lunas
utang-utang mereka terhadap keadilan-Ku.” (BCH, #1226)
DOA:
Pemimpin / Sendiri :
Yesus yang
meharahim, Engkau sendiri telah berkata bahwa kerahimanlah yang Kau kehendaki;
maka aku mengantarkan ke dalam kediaman Hati-Mu yang maharahim jiwa-jiwa yang
di api penyucian, yaitu jiwa-jiwa yang sangat Engkau kasihi, namun masih harus
melunasi hutang terhadap keadilan-Mu. Semoga aliran-aliran Darah dan Air yang
telah memancar dari Hati-Mu, memadamkan nyala-nyala api penyucian, supaya di
situ pun kerahiman-Mu dipuji.
Umat
/ Sendiri :
Bapa yang kekal,
pandanglah dengan mata kerahiman jiwa-jiwa yang menderita dalam api penyucian,
dan yanvg sudah tertampung dalam Hati Yesus yang maharahim. Demi sengsara pedih
Yesus, Putra-Mu, dan demi kepahitan yang memenuhi Jiwa-Nya yang tersuci, aku
mohon kepada-Mu: tunjukkanlah belas kasih-Mu kepada jiwa-jiwa yang sedang
Engkau pandang dengan mata-Mu yang adil. Janganlah Engkau memandang mereka dengan
cara lain, kecuali melalui luka-luka Yesus, Putra-Mu yang terkasih, sebab kami
percaya bahwa kebaikan-Mu dan belas-kasih-Mu tidak terhingga. Amin.
DOA KORONKA
Doa Koronka dibuka dengan doa-doa:
Bapa Kami -1x,
Salam Maria -1x, dan
Aku Percaya -1x.
Salam Maria -1x, dan
Aku Percaya -1x.
Pada manik-manik ‘Bapa Kami’ rosario biasa, diucapkan doa sebagai berikut:
Bapa Yang kekal,
kupersembahkan kepada-Mu Tubuh dan Darah, Jiwa dan Ke-Allahan Putra-Mu yang
terkasih, Tuhan kami Yesus Kristus, demi penebusan dosa-dosa kami dan dosa
seluruh dunia.
Pada manik-manik ‘Salam Maria’ rosario biasa, diucapkan doa sebagai berikut:
Demi sengsara
Yesus yang pedih, kasihanilah kami dan seluruh dunia ( 10x
).
Koronka ditutup dengan doa:
Allah yang Kudus,
Kudus dan berkuasa, Kudus dan kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia ( 3x ).
Rabu, April 08, 2015
NOVENA KERAHIMAN ILAHI
Bacalah bagian Kitab Suci yang ditentukan pada hari itu, dan renungkanlah … setelah itu doakanlah Teks Novena dan disusul dengan Doa Koronka.
DOA UNTUK ORANG-ORANG YANG MENGHORMATI DAN MEMULIAKAN
KERAHIMAN TUHAN
Sabda Yesus kepada St. Faustina:
“Hari ini, antarkanlah kepada-Ku jiwa-jiwa yang secara khusus menghormati dan memuliakan kerahiman-Ku, dan benamkanlah mereka dalam kerahiman-Ku. Jiwa-jiwa itu paling menderita karena sengsara-Ku dan menembus masuk secara paling dalam ke dalam roh-Ku. Dalam hidup yang akan datang, jiwa-jiwa itu akan bersinar memancarkan terang yang istimewa. Seorang pun dari mereka tidak akan mengalami api neraka. Masing-masing jiwa itu akan Kubela secara khusus pada saat kematiannya.” ( BCH, #1224 )
DOA:
Pemimpin / Sendiri :
Yesus yang maharahim, hati-Mu kasih semata-mata. Terimalah ke dalam Hati-Mu yang penuh belas kasihan, jiwa-jiwa yang secara khusus menghormati dan memuliakan kebesaran kerahiman-Mu. Jiwa-jiwa itu tangguh karena berkekuatan Allah sendiri; dalam siksaan dan hambatan apapun mereka maju terus karena mengandalkan kerahiman-Mu. Jiwa-jiwa itu dipersatukan dengan Yesus serta memikul umat manusia atas bahu mereka. Jiwa-jiwa itu tidak akan diadili secara keras, tetapi kerahiman-Mu akan meliputi mereka pada saat ajal mereka.
Umat / Sendiri :
Bapa yang kekal, pandanglah dengan mata kerahiman, jiwa-jiwa yang memuliakan dan menghormati sifat-Mu yang paling agung, yaitu kerahiman-Mu yang tak terselami, dan yang telah tertampung dalam Hati Yesus yang Maharahim. Jiwa-jiwa itu adalah Injil yang hidup, tangan mereka penuh dengan perbuatan-perbuatan belas kasihan, sedangkan hati mereka yang penuh sukacita mengidungkan lagu kerahiman bagi Yang Mahatinggi. Aku mohon kepada-Mu, ya Allah, tunjukkanlah kepada mereka kerahiman-Mu seturut kepercayaan dan pengharapan yang mereka tujukan kepada-Mu. Biarlah tergenapi pada mereka janji Yesus yang telah bersabda, bahwa jiwa-jiwa yang akan memuliakan kerahiman-Nya yang tak terselami, akan dibela oleh-Nya sendiri sebagai kemuliaan-Nya sendiri, dalam hidup ini, khususnya pada saat ajal mereka. Amin.
DOA KORONKA
Doa Koronka dibuka dengan doa-doa:
Bapa Kami -1x,
Salam Maria -1x, dan
Aku Percaya -1x.
Pada manik-manik ‘Bapa Kami’ rosario biasa, diucapkan doa sebagai berikut:
Bapa yang kekal kupersembahkan kepada-Mu, Tubuh dan Darah, Jiwa dan Ke-AIlahan Putera-Mu yng terkasih Tuhan kami Yesus Kristus, demi penebusan dosa-dosa kami dan dosa seluruh dunia.
Pada manik-manik ‘Salam Maria’ rosario biasa, diucapkan doa sebagai berikut:
Demi sengsara Yesus yang pedih, kasihanilah kami dan seluruh dunia. (10x ).
Koronka ditutup dengan doa:
Allah yang Kudus, Kudus dan berkuasa, Kudus dan kekal,kasihanilah kami dan seluruh dunia ( 3x ).
YESUS RAJA KERAHIMAN ILAHI, AKU PERCAYA KEPADA-MU


