Halaman

"BAPA YANG KEKAL KUPERSEMBAHKAN KEPADA-MU, TUBUH DAN DARAH, JIWA DAN KE-AILAHAN PUTERA-MU YANG TERKASIH TUHAN KAMI YESUS KRISTUS, DEMI PENEBUSAN DOSA-DOSA KAMI DAN DOSA SELURUH DUNIA" - YESUS RAJA KERAHIMAN ILAHI, AKU PERCAYA KEPADA-MU

Jumaat, November 25, 2011

Bacaan Injil Misa Kudus, HARI MINGGU ADVEN I, 27 November 2011
Bacaan Pertama: Yes 63:16b-17; 64:1,3b-8; Mazmur Tanggapan: Mzm 80:2-3,15-16,18-19; Bacaan Kedua: 1Kor 1:3-9

HATI-HATILAH DAN BERJAGA-JAGALAH!

Hati-hatilah dan berjaga-jagalah! Sebab kamu tidak tahu bila saatnya tiba. Keadaannya sama seperti seorang yang bepergian, yang meninggalkan rumahnya dan menyerahkan tanggung jawab kepada hamba-hambanya, masing-masing dengan tugasnya, dan memerintahkan penjaga pintu supaya berjaga-jaga. Karena itu berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu kapan tuan rumah itu pulang, menjelang malam, atau tengah malam, atau larut malam, atau pagi-pagi buta, supaya kalau ia tiba-tiba datang jangan kamu didapatinya sedang tidur. Apa yang Kukatakan kepada kamu, Kukatakan kepada semua orang: berjaga-jagalah! ( Mrk 13:33-37 )

“Berjaga-jagalah, sebab kamu tidak tahu kapan tuan rumah itu pulang” (Mrk 13:35).

Masa Adven adalah suatu masa sangat istimewa bagi umat Kristiani. Pada awal masa Adven ini, Gereja berseru kepada umatnya untuk menantikan dengan antisipasi besar kedatangan kembali Yesus Kristus yang ingin menarik kita kepada hati-Nya. Masa Adven sejatinya adalah masa penantian dan berjaga-jaga, masa pencurahan rahmat secara berlimpah dari takhta Allah.
Sebagaimana seorang penjaga pintu tidak dapat berjaga-jaga sendirian untuk selamanya, maka demikian pula halnya dengan kita: kita membutuhkan pertolongan agar dapat terus berjaga-jaga menantikan kedatangan kembali Yesus Kristus. Untuk kedatangan kembali Yesus, kita harus berjaga-jaga bersama-sama, sebagai satu tubuh. Kiranya sangat menyenangkan hati Bapa ketika Ia melihat kita semua memusatkan perhatian untuk menjadi semakin dekat dengan Putera-Nya dan mempersiapkan hati kita untuk menyambut-Nya pada hari Natal!

Sepanjang sejarah, Allah terus-menerus mendatangi dan menyapa umat-Nya, mula-mula diungkapkan dalam sabda-Nya dan Perjanjian-Nya, dan akhirnya dalam wujud kelahiran Putera-Nya terkasih. Karena kasih Allah yang sedemikian besar, Yesus datang masuk ke tengah dunia untuk memberikan hidup-Nya sendiri di atas kayu salib bagi kita semua. Sekarang, sudah dibangkitkan dalam kemuliaan, Yesus Kristus mengundang kita agar membuka hati kita bagi Roh Kudus-Nya sehingga dipenuhi dengan pengharapan dan sukacita akan kedatangan-Nya kembali kelak.
Apa artinya semua ini? Yang pertama dan utama, hal ini berarti bahwa kita semua sangat, sangat, sangat dikasihi oleh Bapa di surga. Allah menciptakan kita untuk menjadi umat-Nya, untuk berjalan bersama Dia, dan untuk dipenuhi hidup dan kasih-Nya. Setelah Adam dan Hawa menolak Allah, Ia menyerahkan Putera-Nya yang tunggal agar merestorasi kita, agar tercipta rekonsiliasi dengan diri-Nya. Sekarang, melalui Yesus, kita telah menerima Roh Kudus yang berdiam dalam diri kita, hal mana memampukan kita untuk mengikuti jejak Kristus. Allah selalu dekat dengan diri kita masing-masing. Ia telah mempersiapkan sebuah tempat bagi kita di surga sehingga kita dapat tinggal bersama-Nya selama-lamanya.
Masa Adven ini akan jauh berbeda apabila kita mengenal lebih mendalam lagi kasih Allah bagi kita semua! Kita akan mengalami kebebasan untuk hidup dengan suatu cara yang menarik kita untuk lebih dekat lagi dengan Allah; kita akan memiliki hasrat yang lebih besar untuk melakukan kehendak-Nya. Aman dalam kasih Bapa surgawi, kita dapat menghadap-Nya dengan penuh kepercayaan guna menerima hikmat-kebijaksanaan dalam menghadapi situasi sehari-hari. Apabila kita semakin dalam mengalami amannya berada di bawah perlindungan Bapa surgawi, maka kita pun diperlengkapi dengan keberanian, pengharapan dan kekuatan pada saat-saat kita menghadapi berbagai tantangan dalam kehidupan kita. Kita juga akan mengasihi orang-orang di sekeliling kita dengan kasih Allah yang ada dalam diri kita.
Pada masa Adven ini, marilah kita mempersiapkan hati kita dengan menyambut Yesus ke dalam kehidupan kita setiap kali kita memulai hari kita. Marilah kita mohon kepada-Nya agar membuka mata (hati) kita untuk memampukan kita melihat betapa dekat Dia sebenarnya dengan kita dan betapa berharga kita semua bagi diri-Nya. Dalam masa yang sangat istimewa ini, sangat pantaslah bagi kita menyediakan waktu lebih banyak lagi untuk pembacaan dan permenungan sabda Allah yang ada dalam Kitab Suci, untuk melihat betapa besar kasih-Nya kepada kita. Semoga setiap hari kita dapat mengalami sukacita dalam menanti-nantikan kedatangan kembali Tuhan dan Juruselamat kita.
DOA: Datanglah, ya Tuhan Yesus! Kejutkanlah diriku dengan berbagai anugerah-Mu dalam masa Adven ini. Buatlah aku mampu mengenali dan mengalami kehadiran-Mu dalam diri saudari-saudara yang kulayani, dalam Kitab Suci sebagaimana dialami oleh Fransiskus dari Assisi, dalam kegiatan-kegiatanku mempersiapkan hari Natal, dalam Sakramen Rekonsiliasi, dan teristimewa dalam Perayaan Ekaristi. Biarlah aku mengongsikan anugerah-anugerah ini dengan saudari-saudaraku yang lain – termasuk mereka yang beriman lain, sehingga mereka semua pun dapat mengenal Engkau, Tuhan dan Juruselamat semua orang. Amin.
Cilandak, 16 November 2011 [Peringatan S. Gertrudis, Perawan]
Sdr. F.X. Indrapradja, OFS

Tiada ulasan:

Catat Ulasan