Halaman

"BAPA YANG KEKAL KUPERSEMBAHKAN KEPADA-MU, TUBUH DAN DARAH, JIWA DAN KE-AILAHAN PUTERA-MU YANG TERKASIH TUHAN KAMI YESUS KRISTUS, DEMI PENEBUSAN DOSA-DOSA KAMI DAN DOSA SELURUH DUNIA" - YESUS RAJA KERAHIMAN ILAHI, AKU PERCAYA KEPADA-MU
Memaparkan catatan dengan label Devosi. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Devosi. Papar semua catatan

Isnin, November 12, 2012

DEVOSI KERAHIMAN ILAHI




7 KARYA BELAS KASIH JASMANI


1.   Memberi makan kepada orang lapar
2.   Memberi minum kepada orang haus
3.   Memberi pakaian kepada orang telanjang
4.   Memberi tumpangan kepada orang dalam perjalanan
5.   Mengunjungi orang miskin
6.   Mengunjungi orang tahanan
7.   Menguburkan orang mati

7 KARYA BELAS KASIH ROHANI

1.   Mengajar
2.   Memberi Nasihat
3.   Menghibur
4.   Memberikan Pengharapan
5.   Mengampuni
6.   Menanggung dengan sabar hati
7.   Mendoakan mereka yang hidup dan mati



DOA JAM KERAHIMAN
( Jam 3.00 Petang )

Ya Yesus, Engkau telah wafat,
namun sumber kehidupan telah memancar bagi jiwa-jiwa dan terbukalah lautan kerahiman bagi segenap dunia. 0 Yesus, Sumber Kehidupan, kerahiman Ilahi yang tak terselami, naungilah segenap dunia dan curahkanlah diri-Mu pada kami.

Darah dan air yang memancar keluar dari Hati Yesus Yang Maha Kudus, sebagai sumber kerahiman bagi kami, aku mempercayai-Mu. ( 3x )

DOA KORONKA KERAHIMAN ILAHI

Koronka dibuka dengan doa :
Bapa Kami           ( 1x )
Salam Maria         ( 1x )
Aku Percaya        ( 1x )

Pada manik ‘Bapa Kami’ Rosari biasa, diucapkan doa berikut ini :
Bapa Yang Kekal, kupersembahkan pada-Mu: Tubuh dan Darah, Jiwa dan ke-Allah-an Putera-Mu terkasih, Tuhan kami Yesus Kristus, demi penebusan dosa-dosa kami dan dosa seluruh dunia.

Pada manik ‘ Salam Maria’ Rosari biasa, diucapkan doa berikut :
Karena sengsara-Nya yang menyedihkan,
kasihanilah kami dan seluruh dunia.        ( 10x )

Koronka di tutup dengan doa :
Allah Yang Kudus, Kudus dan Berkuasa, Kudus dan Kekal, kasihanilah kami dan seluruh dunia  ( 3x )

DEMI PERTOBATAN ORANG-ORANG BERDOSA

Ya Yesus, Kebenaran kekal, Hidup kami, aku berseru kepada-Mu, mohon belas kasih-Mu bagi orang-orang berdosa yang malang. Ya Hati Tuhan-ku yang termanis, yang berlimpah kasih sayang dan belas kasih yang tak terhingga, aku mohon dengan sangat kepada-Mu demi orang-orang berdosa. Ya, Hati Yesus yang Mahakudus, Sumber Belas Kasih yang daripadanya memancar berkas-berkas rahmat yang tak terselami atas segenap umat manusia, aku mohon pada-Mu terang bagi para pendosa yang malang. Ya Yesus, ingatlah akan Sengsara-Mu Sendiri yang pahit, jangan biarkan hilang jiwa-jiwa yang telah Engkau tebus dengan harga yang tak ternilai, DarahMu yang Mahasuci.

Ya Yesus, apabila aku merenungkan nilai tak terkira Darah Mahasuci, aku bersukacita atas daya kuasanya, sebab setetes saja akan cukup bagi keselamatan segenap orang-orang berdosa. Meski dosa adalah jurang kekejian dan kedurhakaan, harga yang telah dibayarkan bagi kami jauh melampauinya. Sebab itu, biarlah kiranya setiap jiwa mengandalkan Sengsara Yesus dan menempatkan pengharapannya pada belas kasih-Nya. Tuhan tak akan mengingkari belas kasih-Nya bagi siapa pun. Langit dan bumi akan lenyap, tetapi belas kasih Allah tak akan berkesudahan. Oh, betapa sukacita hebat menyala-nyala dalam hatiku apabila aku merenungkan kebajikan-Mu yang melampaui segala pengertian kami, ya Yesus! Aku rindu membawa segenap orang berdosa ke hadapan kaki-Mu agar mereka dapat memuliakan kerahiman-Mu sepanjang kekekalan masa (72).

Selasa, Oktober 16, 2012

SANTA MARGARETA MARIA ALACOQUE [1647-1690]


Hari ini, tanggal 16 Oktober, kita memperingati Santa Margareta Maria Alocoque, seorang kudus yang tidak dapat dilepaskan dari kegiatan devosi kepada Hati Kudus Yesus. Perhormatan kepada Hati Kudus Yesus, khususnya pada Jumat pertama setiap bulan, bukanlah kebiasaan yang diwariskan oleh Gereja Perdana. Ibadat ini dikehendaki Yesus sendiri melalui penampakan-Nya kepada seorang suster dari kongregasi Visitasi yang bernama Margareta Maria ini. Margaret lahir di Lhatecour, Perancis. Masa kanak-kanaknya penuh penderitaan karena ayahnya meninggal dunia pada waktu Margaret masih bayi. Ibunya juga sakit-sakitan, sehingga kehidupan rumahtangganya dicukupi dan diatur oleh bibi dan saudara sepupu yang tidak menaruh kasih sayang kepadanya.
Pada tahun 1671, ketika berumur 24 tahun, Margareta bergabung dengan para suster Visitasi di biara Paray-le-Monial, dekat Lyons, Perancis Selatan, setelah mengalami perang batin antara perasaan berat meninggalkan ibunya yang sering sakit itu dan niat untuk mengabdi Tuhan secara penuh. Namun dalam biara pun penderitaan Margaret tidak berkurang. Banyak kegagalan dalam pelaksanaan tugas yang diberikan kepadanya. Seringkali dia dimarahi meskipun tidak melakukan kesalahan, seakan tidak ada yang senang melihat suster muda ini. Namun demikian Margareta menjalani semua itu dengan penuh kesabaran dan tanpa mengeluh. Suster Margareta Maria mengucapkan kaul kekal pada bulan November 1672. Antara Desember 1673 dan 1675, dia berjumpa dengan Yesus lewat beberapa penampakan ilahi. Yesus meminta kepadanya untuk menjadi rasul menganjurkan kebaktian kepada Hati Kudus Yesus. Menghadapi kritik-kritik dari komunitasnya sendiri pada awalnya, suster Margareta Maria maju terus dengan penuh ketekunan serta ketaatan kepada perintah Guru dan Tuhannya. Dia dikanonisasikan oleh Paus Benedictus XV pada tahun 1920.
Setiap tahun, sekitar 400.000 peziarah mengunjungi kota Paray-le-Monial. Tujuan mereka adalah sebuah kapel di mana Santa Margaret Maria Alacoque mendapat penampakan-penampakan Yesus. Kapel itu dibangun di tahun 1633 untuk kebutuhan doa para suster Visitasi. Ukuran panjangnya hanya 23m x 8 m lebar. Suasana di dalam kapel khidmat. Di dinding terlihat gambar besar. Kristus menyinarkan nyala api, seperti dikatakan dalam Kitab Suci, Allah adalah “Sebab YHWH, Allahmu, adalah api yang menghanguskan” (Ul 4:24). Di sekeliling Kristus digambarkan para kudus dari Kongregasi Visitasi serta beberapa rasul Hati Yesus. Semuanya “memandang kepada Dia yang telah ditikam.” Di sebelah kanan atas kita melihat Santa Perawan Maria, pelindung kongregasi Visitasi, Sang Ibu yang telah mendalami hasrat serta penderitaan Hati Yesus dengan sedalam-dalamnya. Di bawahnya ada Santo Paulus yang telah berbicara begitu baik tentang kasih Kristus; kemudian Santo Fransiskus de Sales dan Santa Yohana de Chantal, yang bersama-sama mendirikan Kongregrasi Visitasi. Lalu ada juga gambar Pater Mateo Crawley-Boevey. Di sebelah kiri ada Santo Yohanes Rasul sebagai saksi mata terpercaya yang telah melihat darah dan air memancar keluar dari Hati Yesus. Berikutnya ada Santo Fransiskus dari Assisi yang telah dipilih oleh suster Margareta Maria sebagai “pembimbing rohani” walaupun berasal dari zaman yang berbeda; Santo Yohanes Eudes, yang telah mempromosikan kebaktian kepada Hati Yesus dan Maria; Beato Claude La Colombière (Yesuit) dan Charles de Foucauld (1858-1916), martir di Gurun Sahara, sebagai wakil kebaktian modern kepada Hati Yesus yang lebih bersifat Ekaristis.
PENYERAHAN PRIBADI KEPADA HATI KUDUS
Aku ……………… (nama) menyerahkan dan mempersembahkan diriku, hidup, karya, usaha, serta penderitaan dan kegembiraanku kepada hati kudus Yesus. Sejak saat ini, dengan segala kekuatanku serta bantuan-Mu, aku akan berusaha menghormati, memuji, dan mencintai hati kudus Yesus. Dengan seluruh tenagaku, aku akan berusaha menjadi milik-Nya. Aku akan menolak segala perbuatan yang tidak berkenan di hati-Nya. aku memilih hati kudus Yesus sebagai devosi utama penghormatanku, sebagai pelindung hidup dan jaminan keselamatanku, sebagai obat untuk menyembuhkan kekurangan serta kegoyahan sikapku, untuk menyilih dosa-dosa dari seluruh hidupku dan untuk memperoleh bantuan di saat ajalku.
Hati Yesus yang penuh kebajikan, jadilah penyilih dosa-dosaku serta perisai terhadap murka Allah atas diriku. Hati Yesus yang penuh cinta, seluruh harapanku kupasrahkan pada-Mu.
Lindungilah aku terhadap si jahat, kuatkanlah kehendakku. Hancurkanlah segala sesuatu di dalam hatiku yang tidak berkenan di hati-Mu dan apa saja yang melawan Dikau.
Sdr. F.X. Indrapradja, OFS

Isnin, Mac 08, 2010

DOA KERAHIMAN ILAHI ( KAPLET KORONKA )

Pada tahun 1935, Tuhan Yesus mengajar St. Faustina suatu doa khusus memohon kerahiman Allah.

"Doronglah orang-orang agar mengucapkan doa ini .... barangsiapa yang mengucapkannya, akan menerima kerahiman yang besar .... Melalui doa ini, kamu akan mendapat segala hal, bilamana yang kau minta itu sesuai dengan kehendak-Ku." Yesus juga mengajar St.Faustina, untuk mengucapkan doa kecil pada tiap jam 3, saat kematian-Nya: Darah dan air yang memancar keluar dari Hati Yesus Yang Maha Kudus, sebagai sumber kerahiman bagi kami, aku mempercayai-Mu. Suster Faustina mengucapkannya tiap pagi dan seringkali mengulanginya sepanjang hari, untuk memperbaharui persembahan dirinya kepada Kerahiman Ilahi.

Berikut doanya yang didaraskan dengan bantuan Rosario biasa:

Atas nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus, Amin.

Bapa Kami yang ada di surga, dimuliakanlah nama-Mu, datanglah kerajaan-Mu, Jadilah kehendak-Mu, di bumi seperti di dalam surga. Berilah kami rejeki pada hari ini, dan ampunilah kesalahan kami, seperti kamipun mengampuni yang bersalah kepada kami dan janganlah masukkan kami ke dalam percobaan tetapi bebaskanlah kami dari yang jahat. Amin.

Salam Maria penuh rahmat. Tuhan sertamu. Terpujilah engkau di antara wanita, dan terpujilah buah tubuhmu, Yesus. Santa Maria Bunda Allah. Doakanlah kami yang berdosa ini, sekarang dan pada waktu kami mati. Amin.

Aku percaya akan Allah, Bapa yang Maha Kuasa, Pencipta langit dan bumi, dan akan Yesus Kristus Putera-Nya yang tunggal, Tuhan kita, yang dikandung oleh Roh Kudus, dilahirkan oleh Perawan Maria, yang menderita sengsara, dalam pemerintahan Pontius Pilatus disalibkan wafat dan dimakamkan, yang turun ke tempat penantian, pada hari ketiga bangkit dari antara orang mati, yang naik ke surga, duduk di sebelah kanan Allah Bapa yang Maha Kuasa, dari situ Ia akan datang mengadili orang yang hidup dan yang mati, Aku percaya akan Roh Kudus, Gereja Katolik yang Kudus, Persekutuan para kudus, pengampunan dosa, kebangkitan badan, kehidupan kekal. Amin.


(Dimulai dengan dekade pertama, pada setiap manik Bapa Kami, ucapkan kata-kata berikut)

Bapa Yang Kekal, kupersembahkan pada-Mu: Tubuh dan Darah, Jiwa dan ke-Allah-an Putera-Mu terkasih, Tuhan kami Yesus Kristus, demi penebusan dosa-dosa kami dan dosa seluruh dunia

(Pada setiap manik Salam Maria, ucapkan kata-kata berikut)

Karena sengsara-Nya yang menyedihkan, kasihanilah kami dan seluruh dunia.

(Setelah selesai 5 dekade, diakhiri dengan kata-kata berikut sebanyak 3x berturut-turut)

Allah Yang Kudus, Allah Yang Maha Kuasa, Allah Yang Kekal,
kasihanilah kami dan seluruh dunia.


Atas nama Bapa, dan Putera, dan Roh Kudus, Amin.