Halaman

"BAPA YANG KEKAL KUPERSEMBAHKAN KEPADA-MU, TUBUH DAN DARAH, JIWA DAN KE-AILAHAN PUTERA-MU YANG TERKASIH TUHAN KAMI YESUS KRISTUS, DEMI PENEBUSAN DOSA-DOSA KAMI DAN DOSA SELURUH DUNIA" - YESUS RAJA KERAHIMAN ILAHI, AKU PERCAYA KEPADA-MU

Isnin, Ogos 06, 2012

KAMU AKAN MENJADI UMAT-KU, DAN AKU AKAN MENJADI ALLAHMU


( Bacaan Pertama Misa Kudus, Hari Biasa Pekan Biasa XVIII – Selasa, 7 Agustus, 2012 )
Keluarga Kapusin: Peringatan B. Agatangelus dan Kasianus – Imam/martir

Firman yang datang dari TUHAN (YHWH) kepada Yeremia, bunyinya: “Beginilah firman YHWH, Allah Israel: Tuliskanlah segala perkataan yang telah Kufirmankan kepadamu itu dalam suatu kitab.

Sungguh, beginilah firman YHWH: Penyakitmu sangat payah, lukamu tidak tersembuhkan! Tidak ada yang membela hakmu, tidak ada obat untuk bisul, kesembuhan tidak ada bagimu! Semua kekasihmu melupakan engkau, mereka tidak menanyakan engkau lagi. Sungguh, Aku telah memukul engkau dengan pukulan musuh, dengan hajaran yang bengis, karena kesalahanmu banyak, dosamu berjumlah besar. Mengapakah engkau berteriak karena penyakitmu, karena kepedihanmu sangat payah? Karena kesalahanmu banyak, dosamu berjumlah besar, maka Aku telah melakukan semuanya ini kepadamu.

Beginilah firman YHWH: Sesungguhnya, aku akan memulihkan keadaan kemah-kemah Yakub, dan akan mengasihani tempat-tempat tinggalnya, kota itu akan dibangun kembali di atas reruntuhannya, dan puri itu akan berdiri di tempatnya yang asli. Nyanyian syukur akan terdengar dari antara mereka, juga suara orang yang bersukaria. Aku akan membuat mereka banyak dan mereka tidak akan berkurang lagi; Aku akan membuat mereka dipermuliakan dan mereka tidak akan dihina lagi. Anak-anak mereka akan menjadi seperti dahulu kala, dan perkumpulan mereka akan tinggal tetap di hadapan-Ku; Aku akan menghukum semua orang yang menindas mereka. Orang yang memerintah atas mereka akan tampil dari antara mereka sendiri, dan orang yang berkuasa atas mereka akan bangkit dari tengah-tengah mereka; Aku akan membuat dia maju dan mendekat kepada-Ku, sebab siapakah yang berani mempertaruhkan nyawanya untuk mendekat kepada-Ku? demikianlah firman YHWH. Maka kamu akan menjadi umat-Ku, dan Aku akan menjadi Allahmu.” (Yer 30:1-2,12-15,18-22)

Mazmur Tanggapan: Mzm 102:16-21,29,22-23; Bacaan Injil: Mat 14:22-36

Yeremia adalah seorang nabi Allah yang hidupnya digambarkan dengan cukup mendetil dalam Kitab Suci ketimbang nabi-nabi yang lain. Tidak ada seorang pun yang mau mendengar kabar buruk! Dari pengalaman hidupnya sendiri Yeremia mengetahui tentang hal ini. Dia menderita dan bahkan mengeluh tentang reaksi-reaksi orang-orang terhadap kata-kata kenabiannya (lihat Yer 20:14-18). Pada pandangan pertama, barangkali kebanyakan orang yang membaca Kitab Yeremia merasa seperti yang dirasakan orang Yehuda ketika mereka mendengar kata-kata keras dari sang nabi.

Namun apabila kita menelaahnya dengan lebih mendalam, kita akan melihat bahwa kata-kata nabi Yeremia dipenuhi dengan pengharapan dan janji. YHWH membiarkan umat-Nya mengalami penderitaan dalam pembuangan di negeri asing dan memperkenankan Yerusalem diporak-porandakan, dengan demikian Ia dapat mentransformasikan mereka dan memulihkan mereka – tidak hanya restorasi dalam arti kembali ke tanah air mereka, melainkan juga restorasi dalam arti pemulihan kepada suatu relasi yang benar dengan Allah mereka. Yeremia sangat mengetahui bahwa janji-janji palsu para nabi palsu terkait perdamaian akan membuat orang-orang tersesat dan rentan terhadap keputusasaan (Yer 23:9-17). Desepsi terbesar para nabi palsu itu adalah mengklaim otoritas ilahi untuk harapan-harapan sempit mereka sendiri.

Kita tidak boleh luput melihat janji restorasi yang mengikuti teguran-teguran keras Allah kepada umat-Nya karena ketidaktaatan mereka. Yeremia memberikan sebuah gambaran dari efek-efek atas umat yang melanggar perjanjian mereka dengan Allah (Yer 30:12-15). Tetapi Allah begitu mengasihi umat-Nya sehingga Dia tidak akan meninggalkan dan membuang mereka. Dia akan merestorasikan mereka kepada diri-Nya dalam kondisi yang lebih baik ketimbang sebelumnya. Umat tidak mendengarkan peringatan yang diserukan oleh para nabi sejati; sekarang Allah akan melakukan sesuatu yang drastis sehingga umat akan mendengarkan-Nya dan kembali kepada-Nya.

Apakah ini rencana dari ‘seorang’ Allah yang pendendam? Sama sekali bukan, karena ini adalah kerja dari ‘seorang’ Allah yang sangat mengasihi umat-Nya, yang mencoba untuk menarik umat-Nya agar mendekat kepada-Nya dan membuat mereka tanggap terhadap sabda-Nya agar mereka memperoleh hidup. Allah akan merestorasi umat-Nya (Yer 30:18-22), restorasi yang dijanjikan-Nya akan dipenuhi dengan cara-cara yang jauh melampaui apa yang mampu dibayangkan oleh umat. Akhirnya, restorasi itu dipenuhi dalam Anak Daud sendiri, Yesus Kristus.

DOA: Bapa surgawi, Engkau berjanji: “Kamu akan menjadi umat-Ku, dan Aku akan menjadi Allahmu” (Yer 30:22). Terima kasih penuh syukur kami sampaikan kepada-Mu, ya Allah kami, untuk panggilan-Mu kepada kebenaran agar kami dapat sungguh menjadi umat-Mu. Kami menyesali dan bertobat atas dosa-dosa kami dan sekarang mengklaim curahan darah Putera-Mu Yesus agar mencuci-bersih kami dan merestorasi kami kepada warisan sebagai anak-anak-Mu. Terima kasih yang sedalam-dalamnya kami haturkan kepada-Mu karena Engkau sama sekali tidak meninggalkan serta membuang kami dan juga karya-karya-Mu yang penuh keajaiban dalam dan lewat Putera-Mu terkasih. Amin.

Sdr. F.X. Indrapradja, OFS

Tiada ulasan:

Catat Ulasan